Dari Adiknya, Dapat Kakaknya
Selesai sekolah Sabtu itu langsung dilanjutkan rapat pengurus OSIS. Rapat itu
dilakukan sebagai persiapan sekaligus pembentukan panitia kecil pemilihan OSIS
yang baru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemilihan dimaksudkan sebagai
regenerasi dan anak-anak kelas 3 sudah tidak boleh lagi dipilih jadi pengurus,
kecuali beberapa orang pengurus inti yang bakalan “naik pangkat” jadi
penasihat.
Usai rapat, aku bergegas mau langsung pulang, soalnya sorenya ada acara rutin
bulanan: pulang ke rumah ortu di kampung. Belum sempat aku keluar dari pintu
ruangan rapat, suara nyaring cewek memanggilku.
“Didik .. “ aku menoleh, ternyata Sarah yang langsung melambai supaya aku
mendekat. “Dik, jangan pulang dulu. Ada sesuatu yang pengin aku omongin sama
kamu,” kata Sarah setelah aku mendekat.